{"category":{"id":"26","lang_id":"1","name":"TANYA JAWAB","name_slug":"tanya-jawab","parent_id":"0","description":"","keywords":"","color":"#219e27","block_type":"block-1","category_order":"111","show_at_homepage":"0","show_on_menu":"0","created_at":"2018-08-25 23:07:36"},"feed_name":"Ikatan Notaris Indonesia - : TANYA JAWAB","encoding":"utf-8","feed_url":"https:\/\/www.ini.id\/rss\/category\/tanya-jawab","page_description":"Ikatan Notaris Indonesia - : TANYA JAWAB","page_language":"en","creator_email":"","posts":[{"id":"1156","lang_id":"1","title":"Pemesanan Nama Perkumpulan","title_slug":"pemesanan-nama-perkumpulan","keywords":"","summary":"Pemesanan Nama Perkumpulan","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Untuk tahun 2020 apakah diperbolehkan pemesanan nama dengan awalan Himpunan, Jaringan, atau Ikatan? Terima kasih<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Pada Pasal 4 ayat 1 huruf g Permenkumham Nomor 10 Tahun 2019, disebutkan bahwa nama Perrkumpulan harus memenuhi syarat :<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:40px\\\">g. tidak mempunyai arti sebagai Perkumpulan&nbsp;atau memiliki arti yang sama dengan&nbsp;Perkumpulan, badan hukum, persekutuan perdata, atau entitas lain yang bukan merupakan kewenangan Menteri untuk mengesahkan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>secara sistem penggunaan nama Himpunan, Jaringan atau Ikatan akan diblok (ditolak), namun apabila terdapat argumentasi yang kuat dapat diajukan permohonan tertulis untuk menjadi bahan pertimbangan persetujuan nama.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>-AT-<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><br \\\/>\\r\\nPengirim Pertanyaan:<br \\\/>\\r\\nRENDI MARK SOWAHA DUHA<br \\\/>\\r\\nrendiduha92@gmail.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"8473","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2020-06-13 15:28:34","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"1147","lang_id":"1","title":"Surat Pemberitahuan PBB salah alamat","title_slug":"surat-pemebritahuan-pbb-salah-alamat","keywords":"","summary":"Surat Pemebritahuan PBB salah alamat","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Akhir tahun 2019 kmrn saya beli rumah second melalui proses KPR ,,singkat cerita proses ajb selesai ,,bulan maret 2020 sy terima surat pemberitahuan PBB 2020 , namun setelah saya cek alamat saya keliru (rumah beli di gresik \\\/yang ini benar yang salah alamat saya di Surabaya) ketika saya tanya notaris mereka hanya bilang bahwa mereka proses sesuai dengan KTP,,kl mau urus urus sendiri ke dispenda Saya mau bertanya langkah2 apa yang harus sya lalukan ?bgmn cara koreksi alamat sy Terimakasih<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Data Alamat dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) ada 2 (dua), alamat objek pajak dan alamat pemilik objek. Data tercantum adalah berdasarkan data terakhir yang tersimpan di Kantor Pajak Daerah dan\\\/atau Kelurahan dan\\\/atau Kantor Pertanahan sesuai data di Sertifikat Hak.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Data alamat pada kolom Wajib Pajak adalah berdasarkan alamat KTP. Jika ada kekeliruan, maka pastikan dahulu alamat di KTP sudah benar, lalu ajukan Permohonan Pembetulan Data Wajib Pajak di Kantor Dispenda setempat.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>-ARA-<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><br \\\/>\\r\\nPengirim Pertanyaan:<br \\\/>\\r\\nHeru Prasetya<br \\\/>\\r\\nheruprazt@yahoo.co.id<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"13518","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2020-06-11 05:26:40","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"1138","lang_id":"1","title":"Tanda tangan AJB","title_slug":"tanda-tangan-ajb","keywords":"","summary":"Tanda tangan AJB","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>KPD bapak ibu Notaris,apakah akte jual beli boleh di kuasakan,di karenakan pemilik sertifikat berada di Inggris,dan Visa saat ini sdh jatuh tempo.skrg lg diperpanjang. Utk saat ini di Inggris jg terkendala Pandemi V19,utk selesainya Visa tsb kpn blom bs dipastikan,mkgkn bs makan waktu 6 bln. Sy sdh tanyakan apabila penjualan secara KPR,tanda tangan tdk bs diwakilkan. Pertanyaan, apakah penjualan secara cash bs di wakilkan ke Adik. Terima kasih atas pertanyaan saya<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Untuk menjual\\\/mengalihkan hak atas tanah dapat dilakukan langsung oleh pemegang hak atau dilakukan melalui kuasa. Jika dilakukan melalui kuasa, notaris\\\/PPAT akan meminta kuasa yang otentik untuk memastikan bahwa kuasa tersebut benar diberikan oleh orang yang berwenang untuk melaksanakan pengalihan hak atas tanah yang bersangkutan. Selain itu, kantor pertanahan (BPN) juga meminta kuasa otentik yang dijadikan dasar pembuatan akta peralihan hak.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>-NT-<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><br \\\/>\\r\\nPengirim Pertanyaan:<br \\\/>\\r\\nAnthony<br \\\/>\\r\\nanthonychong01@gmail.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"17464","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2020-06-01 07:57:20","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"1136","lang_id":"1","title":"Tanda Tangan Ahli Waris","title_slug":"tanda-tangan-ahli-waris","keywords":"","summary":"Tanda Tangan Ahli Waris","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Rumah warisan dari kakek mau digusur, pembagian kepada 4 anaknya, termasuk ibu saya. Ibu saya sudah meninggal, anaknya ada 3. 1 kakak saya tinggal di luar negeri. Apakah tanda tangan nantinya 1 kakak saya tsb harus disertakan? Atau bisa diganti dengan surat tertentu? Terima kasih<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Untuk kakak anda yg di luar negeri bisa memberi kuasa kepada anda atau saudara untuk membuat dan&nbsp;mendatangani surat keterangan ahli waris ibu anda dan &nbsp;memindahtangankan atau melepaskan hak atas tanah bagian warisan ibu anda dari kakek anda. Kuasa tersebut dilegalisasi di konsulat RI setempat.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>-ALW-<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><br \\\/>\\r\\nPengirim Pertanyaan:<br \\\/>\\r\\nNiken Deaningtyas Putri<br \\\/>\\r\\nnikendeaningss@gmail.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"23247","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2020-05-31 02:18:44","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"1135","lang_id":"1","title":"Pembatalan Pembelian Rumah KPR","title_slug":"pembatalan-pembelian-rumah-kpr","keywords":"","summary":"Pembatalan Pembelian Rumah KPR","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Selamat Pagi min, saya mau bertanya. Pada akhir 2019 lalu saya ingin membeli rumah bekas dgn KPR. Namun pada saat akan akad, pihak penjual membatalkan transaksi padahal seminggu sebelum akad pihak notaris dan bank sudah meminta saya untuk membayarkan pajak pembeli terlebih dahulu. Yang ingin saya tanyakan, apakah pajak pembeli tersebut bisa dikembalikan? kalau bisa berapa lama proses yg dibutuhkan? terimakasih banyak sebelumnya<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>1. UNTUK PEMBELI<br \\\/>\\r\\nKebijakan restitusi BPHTB berbeda tiap Provinsi jadi mesti cari Perda setempat.<br \\\/>\\r\\nContoh di DKI Jakarta silakan buka PERGUB DKI No. 7 tahun 2019<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>2. UNTUK PENJUAL<br \\\/>\\r\\nTransaksi PPJB atau AJB Tanah\\\/Bangunan yang batal setelah pembayaran PPh Pasal 4 ayat 2 dapat dimintakan restitusi. Hingga saat ini belum ada ketentuan khusus mengenai Restitusi PPh Final Pasal 4 ayat (2) namun berdasarkan Pasal 17 ayat 2 UU No. 16 tahun 2009 (Perubahan terakhir UU KUP):<br \\\/>\\r\\n(2) Berdasarkan permohonan Wajib Pajak, Direktur Jenderal Pajak, setelah meneliti kebenaran pembayaran pajak, menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar apabila terdapat pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Pelaksanaan Pemeriksaan atas permohonan Restitusi PPh Final Pasal 4 ayat 2 dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 17 Tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan &nbsp;Peraturan Menteri Keuangan RI No. 184 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemeriksaan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Sesuai Pasal 17B ayat (1) UU KUP jangka waktu penyelesaian pemeriksaan adalah 12 (dua belas) bulan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Yang perlu diperhatikan, apabila Penjual ternyata ada kewajiban perpajakan lain yang belum dipenuhi, maka pengembalian PPh Final Pasal 4 ayat 2 tersebut akan dikurangkan dahulu dengan kewajiban pajak lain yang belum dipenuhi (jika ada).<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>\\\/ara<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Pengirim Pertanyaan:<br \\\/>\\r\\nSelpri<br \\\/>\\r\\nselpri.selpri@gmail.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"14140","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2020-05-30 23:17:12","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"215","lang_id":"1","title":"Hukum Pemberian Kuasa Jual Beli tanpa Surat Kuasa","title_slug":"hukum-pemberian-kuasa-jual-beli-tanpa-surat-kuasa","keywords":"","summary":"","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Assalamualaikum wr wb,<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Saya diminta tolong sama saudara istri untuk membeli sebidang tanah tanpa surat kuasa dari saudara istri ke saya yang mana pada saat itu kwitansi pembelian di atas namakan saya, tiba-tiba kami ada masalah dengan keluarga akhirnya saya menjual kembali tanah tersebut dan mau mengembalikan uang yang sudah dikirim untuk membeli tanah, tiba-tiba malah saya mendapatkan somasi bahwasanya saya melakukan penipuan dan penggelapan, saya minta saran dan solusinya, karena niat saya bukan mengakui tanah tersebut milik saya tapi saya pada dasarnya hanya tidak mau ada lagi urusan lagi sama saudara istri saya<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Terimakasih atas saran dan solusinya.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Diajukan oleh: Yudha.<br \\\/>\\r\\n&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Wa&rsquo;alaikum salam wr wb.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Saudara Yudha Yth,<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Perihal pemberian kuasa tanpa surat kuasa sudah diatur dalam Pasal 1793 KUHPerdata:<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Kuasa dapat diberikan dan diterima dengan suatu akta umum, dengan suatu surat di bawah tangan bahkan dengan sepucuk surat ataupun dengan lisan. Penerimaan suatu kuasa dapat pula terjadi secara diam-diam dan disimpulkan dari pelaksanaan kuasa itu oleh yang diberi kuasa.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Artinya kuasa pembelian tanah yang diberikan oleh saudara isteri sudah sah dan mengikat secara hukum.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Terkait dengan somasi yang menuduh Anda melakukan penggelapan atau penipuan, hal tersebut bisa saja terjadi karena memang tanah tersebut pada dasarnya bukan milik Anda walupun akta jual beli diatas namakan Anda. Karena tanah tersebut dalam penguasaan saudara bukan dengan kejahatan (semisal dengan pencurian), kemudian Anda menjualnya tanpa ada kuasa atau perintah dari pemiliknya &ndash; terlepas Anda tidak memiliki niat buruk &ndash; maka Anda sudah dapat dijerat dengan pasal penggelapan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Tindakan saudara menjual tanah tanpa seizin pemilik yang sebenarnya juga dapat merugikan pemilik karena memang tanah memiliki nilai investasi yang tinggi (harganya selalu naik). Sehingga, bisa jadi juga Anda tidak hanya dituntut secara pidana, tapi juga perdata. Karena bisa saja pemilik menjual tanah tersebut dengan harga yang lebih mahal dari harga belinya.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Saran kami, sebaiknya saudara melakukan pendekatan secara persuasif dengan membujuk saudara isteri agar tidak mengadukan perkara ini ke kepolisian dan melakukan upaya perdamaian.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Sumber:&nbsp;http:\\\/\\\/konsultasi-hukum.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Penulis: Admin<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"23804","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2018-09-03 02:45:09","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"208","lang_id":"1","title":"Syarat Mendirikan Klinik dalam Perusahaan","title_slug":"syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan","keywords":"","summary":"Syarat Mendirikan Klinik dalam Perusahaan","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Saya ingin menanyakan bagaimana syarat mendirikan klinik kecil dalam perusahaan serta dasar hukumnya? Terima kasih.<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan. Terlebih dahulu kami sampaikan Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan\\\/atau spesialistik.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn1\\\" name=\\\"_ftnref1\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[1]<\\\/span><\\\/span><\\\/a><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Perusahaan dapat mendirikan klinik kecil, sebagaimana disebutkan dalam&nbsp;<strong>Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2014 tentang Klinik (&ldquo;Permenkes No. 9 Tahun 2014&rdquo;)<\\\/strong>&nbsp;seperti yang dikutip dibawah ini:<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.75in; margin-right:1.35pt; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">(1)&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/em><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">&hellip;.<\\\/span><\\\/span><\\\/em><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.75in; margin-right:1.35pt; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">(2)&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/em><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Klinik yang dimiliki oleh masyarakat yang menyelenggarakan rawat jalan dapat didirikan oleh perorangan atau badan usaha.<\\\/span><\\\/span><\\\/em><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.75in; margin-right:1.35pt; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">(3)&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/em><em><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Klinik yang dimiliki oleh masyarakat yang menyelenggarakan rawat inap harus didirikan oleh badan hukum.<\\\/span><\\\/span><\\\/em><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0in; margin-right:1.35pt; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0in; margin-right:1.35pt; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Dalam hal ini dapat dilihat terlebih dahulu klinik seperti apa yang ingin didirikan, apakah klinik dengan fasilitas rawat jalan atau klinik dengan fasilitas rawat inap.<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Untuk menyelenggarakan klinik, wajib memiliki izin mendirikan dan izin operasional.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn2\\\" name=\\\"_ftnref2\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[2]<\\\/span><\\\/span><\\\/a>Izin mendirikan diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten\\\/kota. Sedangkan izin operasional diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten\\\/kota atau kepala dinas kesehatan kabupaten\\\/kota.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn3\\\" name=\\\"_ftnref3\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[3]<\\\/span><\\\/span><\\\/a><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><ins><ins><ins><iframe frameborder=\\\"0\\\" height=\\\"159\\\" id=\\\"aswift_0\\\" name=\\\"aswift_0\\\" scrolling=\\\"no\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; left:0px; position:absolute; top:0px; width:635px; height:159px\\\" width=\\\"635\\\"><\\\/iframe><\\\/ins><\\\/ins><\\\/ins><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Untuk mendapatkan izin mendirikan, penyelenggara Klinik harus melengkapi persyaratan:<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn4\\\" name=\\\"_ftnref4\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[4]<\\\/span><\\\/span><\\\/a><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">a.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">identitas lengkap pemohon;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">b.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">salinan\\\/fotokopi pendirian badan hukum atau badan usaha, kecuali untuk kepemilikan perorangan;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">c.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">salinan\\\/fotokopi yang sah sertifikat tanah, bukti kepemilikan lain yang disahkan oleh notaris, atau bukti surat kontrak minimal untuk jangka waktu 5 (lima) tahun;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">d.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">dokumen Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) untuk Klinik rawat jalan, atau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) untuk Klinik rawat inap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; dan<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">e.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">profil Klinik yang akan didirikan meliputi pengorganisasian, lokasi, bangunan, prasarana, ketenagaan, peralatan, kefarmasian, laboratorium, serta pelayanan yang diberikan;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0.25in; margin-right:0in; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">f.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\\\/span><\\\/span><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">persyaratan lainnya sesuai dengan peraturan daerah setempat.<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Untuk mendapatkan izin operasional, penyelenggara Klinik harus memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn5\\\" name=\\\"_ftnref5\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[5]<\\\/span><\\\/span><\\\/a>&nbsp;Persyaratan teknis meliputi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, ketenagaan, peralatan, kefarmasian, dan laboratorium (dapat dilihat dalam Pasal 5 sampai dengan Pasal 24 Permenkes No. 9 Tahun 2014).<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn6\\\" name=\\\"_ftnref6\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[6]<\\\/span><\\\/span><\\\/a>&nbsp;Sedangkan persyaratan administrasi yaitu meliputi izin mendirikan dan rekomendasi dari dinas kesehatan kabupaten\\\/kota.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt56b98ab48715e\\\/syarat-mendirikan-klinik-dalam-perusahaan#_ftn7\\\" name=\\\"_ftnref7\\\" style=\\\"box-sizing:border-box; color:#01488c; text-decoration:underline; line-height:inherit\\\" title=\\\"\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">[7]<\\\/span><\\\/span><\\\/a><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Demikian jawaban dari kami.<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\">&nbsp;<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><u><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Dasar Hukum:<\\\/span><\\\/span><\\\/u><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p style=\\\"margin-left:0px; margin-right:0px; text-align:justify\\\"><span style=\\\"font-size:17px\\\"><span style=\\\"font-family:roboto,sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#222222\\\"><span style=\\\"background-color:#ffffff\\\"><span style=\\\"font-size:10pt\\\"><span style=\\\"font-family:Verdana,sans-serif\\\">Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2014 tentang Klinik.<\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/span><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><br \\\/>\\r\\nPengirim :<br \\\/>\\r\\nYudi Adnan<br \\\/>\\r\\nyudiadnan@gmail.com<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"38908","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2018-08-26 03:02:19","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"203","lang_id":"1","title":"Dasar Hukum Penggunaan Uang Elektronik Jika Masuk Tol","title_slug":"dasar-hukum-penggunaan-uang-elektronik-jika-masuk-tol","keywords":"","summary":"","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Apakah e-money termasuk kategori uang yang diatur dalam undang-undang?<br \\\/>\\r\\nMenurut saya e-money itu adalah bentuk perkembangan teknologi dalam jasa keuangan.<br \\\/>\\r\\nKemudian masalah kebijakan masuk pintu tol harus dengan e-money, apakah kebijakan tersebut jelas payung hukumnya?<br \\\/>\\r\\nTerima kasih. &nbsp;<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p><strong>Uang Elektronik&nbsp;<\\\/strong><strong>Sebagai Instrumen Pembayaran<\\\/strong><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p><strong>Pasal<\\\/strong>&nbsp;<strong>1 angka 3&nbsp;<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/pusatdata\\\/detail\\\/lt5af2ccce36e1d\\\/nprt\\\/lt523c2f315b924\\\/peraturan-bank-indonesia-no-20_6_pbi_2018-tahun-2018-uang-elektronik\\\">Peraturan Bank Indonesia Nomor 20\\\/6\\\/PBI\\\/2018 Tahun 2018 tentang Uang Elektronik<\\\/a>&nbsp;(&ldquo;PBI 20\\\/2018&rdquo;)&nbsp;<\\\/strong>mendefinisikan Uang Elektronik (<em>electronic money<\\\/em>) sebagai instrumen pembayaran yang memenuhi unsur sebagai berikut:<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<ol>\\r\\n\\t<li>\\r\\n\\t<p>diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu kepada penerbit;<\\\/p>\\r\\n\\t<\\\/li>\\r\\n\\t<li>\\r\\n\\t<p>nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media&nbsp;<em>server<\\\/em>&nbsp;atau&nbsp;<em>chip<\\\/em>; dan<\\\/p>\\r\\n\\t<\\\/li>\\r\\n\\t<li>\\r\\n\\t<p>nilai uang elektronik yang dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang yang mengatur mengenai perbankan..<\\\/p>\\r\\n\\t<\\\/li>\\r\\n<\\\/ol>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Kemudian, pengertian&nbsp;<strong>uang<\\\/strong>&nbsp;menurut&nbsp;<strong>Pasal 1 angka 2&nbsp;<u><a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/pusatdata\\\/detail\\\/lt4e13df4da78a5\\\/nprt\\\/lt4d50fbec8b2ce\\\/undangundang-nomor-7-tahun-2011\\\">Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang<\\\/a><\\\/u>&nbsp;(&ldquo;UU Mata Uang&rdquo;)<\\\/strong>&nbsp;adalah alat pembayaran yang sah. Sedangkan yang dimaksud dengan&nbsp;<strong>mata uang<\\\/strong>&nbsp;adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (Rupiah).<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt5a1e127fd6cf0\\\/dasar-hukum-penggunaan-uang-elektronik-jika-masuk-tol#_ftn1\\\" name=\\\"_ftnref1\\\" title=\\\"\\\"><sup><sup>[1]<\\\/sup><\\\/sup><\\\/a>&nbsp;Uang rupiah adalah alat pembayaran yang sah di wilayah negara Republik Indonesia.<a href=\\\"http:\\\/\\\/www.hukumonline.com\\\/klinik\\\/detail\\\/lt5a1e127fd6cf0\\\/dasar-hukum-penggunaan-uang-elektronik-jika-masuk-tol#_ftn2\\\" name=\\\"_ftnref2\\\" title=\\\"\\\">[2]<\\\/a><\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>&nbsp;<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Perlu diketahui bahwa&nbsp;<strong>uang elektronik yang diterbitkan di Indonesia wajib menggunakan satuan uang rupiah<\\\/strong>. Transaksi yang menggunakan Uang Elektronik dan dilakukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib menggunakan rupiah.<\\\/p>\\r\\n\\r\\n<p>Berdasarkan penjelasan tersebut, uang elektronik salah satunya memiliki unsur nilai uang yang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti&nbsp;<em>server<\\\/em>&nbsp;atau&nbsp;<em>chip<\\\/em>. Menurut hemat kami, uang elektonik tidak melanggar UU Mata Uang karena transaksi tetap menggunakan mata uang rupiah, hanya saja dalam bentuk elektronik.<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"8296","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2018-08-26 00:28:18","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"},{"id":"202","lang_id":"1","title":"Bolehkah Menentukan Nilai Kontrak dan Transaksi Pembayaran dalam Dollar?","title_slug":"bolehkah-menentukan-nilai-kontrak-dan-transaksi-pembayaran-dalam-dollar","keywords":"","summary":"Bolehkah Menentukan Nilai Kontrak dan Transaksi Pembayaran dalam Dollar?","content":"{\"pertanyaan\":\"<p>Kami mendapat order dari mitra kami di LN untuk mengerjakan suatu proyek yang berlokasi di Indonesia, yang menjadi pertanyaan kami apakah kami diperbolehkan menentukan nilai kontrak atas proyek tersebut dalam US Dollar dan menerima pembayarannya juga dalam USD?<\\\/p>\\r\\n\",\"jawaban\":\"<p>Perlu dipahami bahwa Rupiah adalah mata uang Negara Kesatuan <strong>Republik Indonesia<\\\/strong> yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagaimana diatur di Pasal 1 angka 1 Peraturan Bank Indonesia Nomor 17\\\/3\\\/PBI\\\/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (&ldquo;PBI 17\\\/2015&rdquo;) jo. Pasal 2 huruf bUndang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia (&ldquo;UU BI&rdquo;). Karena keberlakuan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, maka setiap pihak wajib menggunakan rupiah dalam transaksi yang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.[1]<\\\/p>\\r\\n\"}","category_id":"26","subcategory_id":"0","image_big":null,"image_default":null,"image_slider":null,"image_mid":null,"image_small":null,"hit":"9125","optional_url":"","need_auth":"0","is_slider":"0","slider_order":"1","is_featured":"0","featured_order":"1","is_recommended":"0","is_breaking":"0","visibility":"1","post_type":"post","video_path":null,"video_image_url":null,"video_embed_code":null,"user_id":"1","status":"1","feed_id":null,"post_url":null,"show_post_url":"0","image_description":"","created_at":"2018-08-25 23:12:28","calendar_start":null,"calendar_end":null,"category_name":"TANYA JAWAB","category_color":"#219e27","username":"admin","user_slug":"admin"}]}